Posted in Langit Senja, Places, Travel

Pulau Padar dan Langit Senja di Kanawa

Hari ketiga ketika bangun pagi, kapal sudah berlabuh di Pulau Padar. Alhamdulillah sampe sana cukup pagi dan belum terlalu rame. Karena lumayan banget naik ke atasnya. Untung kita berdua sama pendek nafasnya. Jadi ya emang banyak berentinya. Sambil foto, minum, ngobrol. Sementara Langit udah naik dengan cepat berkat bantuan Mas Ardi dan Mas Fauzi. Pemandangan dari atas Pulau Padar ini emang terkenal sekali dan subhanallah bagusnya. Cuma untuk sampe ke atasnya juga effortnya besar.

Setelah dari Pulau Padar, kita lanjut ke destinasi terakhir ke Pulau Kanawa. Di sini kita snorkeling ringan aja. Kayanya masih lebih bagus Pink Beach koralnya. Langit menikmati berenang dan main pasir sampe gosong di sini. Bayangin berenang jam dua siang!

Kalo ngomongin Langit selama trip ini, senyum saya terlalu lebar. Anak ini benar-benar asik kalo diajak pergi. Ngga rewel, makan apa aja, tidur dengan baik, berenang dengan hepi bahkan sangat di luar ekspektasi. Tidur di kapal dengan ombak tetep santai, naik perahu kecil ngga ada takutnya, snorkeling liat ikan di tengah laut lepas hepi banget, bahkan yang terakhir di Kanawa, udah selesai snorkeling bertiga, mau balik ke kapal pake perahu kecil, dia nyebur lagi sendiri sambil kasih makan ikan pake roti yang dibawa Mas Fauzi.

Gongnya adalah dia berenang sampe ke kapal sama Mas Ardi sementara saya naik perahu. Pak Dokter yang awalnya udah naik perahu, jadi nyebur lagi karena liat Langit beneran berenang dari dermaga sampe ke kapal. Entah disini yang gila kita orangtuanya atau gimana. Saya yang selalu main aman juga absurdnya ngebiarin. Cuma karena menurut saya cukup aman dan yah, kapan lagi bisa kaya gini, bismillah dibiarin. Ngeliat dia sampe kapal dengan muka hepi, rasanya cape tiap jumat sore nganterin dia les renang terbayar. Agak bias emang muji anak sendiri, dan bukan tentang skill berenangnya yang penting buat saya, keberanian dan percaya dirinya itu yang mahal.

Seneng juga jadi tau dia ternyata bisa menikmati matahari, gunung, pasir, dan laut kaya menikmati udara dingin dan playground bagus di Paris, London, Tokyo. Malah trip ini lebih kerasa buat dia dibanding yang sebelumnya. Snorkeling kedua dan ketiga udah ngga mau pake ban dan maunya berenang sendiri kemana-mana. Dia pikir ni kaya kolam renang sekolah kali ya. Dia juga bawa semua peralatan dan mainannya sendiri. Tas memang saya siapkan, tapi semua dia bawa dan urus sendiri. Untuk anak umur 4 tahun, dalam hal kedewasaan dan kemandirian Langit jelas di atas rata-rata. Mungkin hasil dari terbiasa traveling sejak awal juga.

Semoga masih ada rejeki buat dateng ke tempat-tempat seperti ini lagi nanti. Libur sudah selesai.

Alhamdulillah.

Berenang dari dermaga ke kapal. Beyond cool, Langit Senja!

“Anggep aja kaya naikin rumah tangga kehidupan. Berat, tapi pasti sampe,” kalimat sok bijaksana Pak Dokter yang ngga terlalu banyak bantu juga

Author:

Pas special, J'ai seulement besoin de beaucoup de privee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s