Posted in Langit Senja, Maternité, Thoughts

Lima Huruf J

Dari beberapa bulan lalu, ada satu huruf yang Langit susah sekali bisa biarpun (menurut kita) gampang. Di sesi belajar pertama, sampe frustrasi ngajarin 30 menit sendiri satu huruf ini kok ngga bisa-bisa. Sepele cuma karena salah madepnya. Suara dua gurunya udah naik, muridnya juga udah (mau) nangis dan emang nangis sampe sempet ngga mau sama sekali coba lagi setelahnya.

Selang beberapa hari dicoba lagi dengan iming-iming satu mainan yang udah lama dibeli (dan ngga boleh dibuka) tapi masih disimpen di lemari, dengan syarat buat 5 huruf ini dengan benar. Tetap ngga berhasil.

Kita ngga maksa lagi. Tapi ternyata anaknya tetep inget. Sering sekali tanpa disuruh dia buat sendiri di kertas dan kasih liat yang sayangnya masih salah terus. Dimana ada kertas kosong tiba-tiba buat huruf J, dan minta mainannya, yang tentu saja ngga dikasih. Pernah satu kali hampir bener semua, salah di yang terakhir, hati hampir goyah tapi alhamdulillah otaknya ngga.

Setelah lama ngga coba, hari ini, tiba-tiba dia ambil buku pelajarannya sendiri, dan nunjukin udah buat 5 huruf J (yang masih salah juga). Kali ini dia ngga mundur. Ngga berenti coba biarpun udah dibilang besok-besok lagi aja.

Di percobaan kesekian kali akhirnya 5 huruf J berhasil dibuat tanpa salah, dengan rapi. Dan juga berhasil disimpan di memori dengan baik.

Saya ngga tau siapa yang lebih seneng di sini. Mukanya hepi sekali. Apapun alesan dibaliknya, seneng sekali liat dia terus berusaha tanpa berhenti dan ngejalanin menunggu dengan baik.

Seperti yang sudah berulang kali saya tulis, menunggu itu skill wajib yang semua anak harus kuasai sejak dari kecil. Hal kecil yang dampaknya besar sekali. Ini bukan sekedar kepercayaan saya, tapi sudah terbukti di satu negara yang menjadikan menunggu sebagai salah satu kurikulum terpenting yang harus dikuasai sejak seorang anak dilahirkan. Saya sedang baca bukunya dan suka sekali dengan isinya. Mungkin karena benar-benar menggambarkan apa yang selama ini kami terapkan ke Langit.

Dari hal sekecil menulis huruf J bisa terlihat, ternyata ngga bisa itu wajar, ngga mencoba itu fatal. Sekali gagal biasa, coba sampe bisa ngga peduli berapa lama, itu juara.

Selamat menikmati hadiah menunggu!

Author:

Pas special, J'ai seulement besoin de beaucoup de privee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s