Posted in Places, Postgraduate Malaysia, Travel

Sedikit tentang Kuala Lumpur

I intend to write in Bahasa, i don’t know whether it will be good enough (for me) or not. But, let’s have a try.

Selama satu setengah tahun tinggal di Malaysia, untuk ukuran full-time student, saya bisa dibilang tergolong ‘malas’ jalan-jalan. Tiap ada libur sebentar, yang dipikirin cuma cari tiket pulang ke Jakarta. Ngga usah libur lama, seminggu libur aja, langsung heboh cari tiket dari jauh-jauh hari.

Tiap pagi buka laptop, semua tab isinya cuma airlines website. Bandingin sana-sini, iya kalo langsung beli dan beres, ini ngga, ditungguin berhari-hari, kepikiran, bikin perasaan ngga enak, baru akhirnya beli. Padahal, kalau dipikir-pikir, uang yang dikeluarin buat bolak-balik Jakarta selama 1,5 tahun ini, bisa buat traveling ke negara tetangga kaya Thailand atau Singapur misalnya. Biarpun Singapur memang sudah pernah, dan ngga terlalu tertarik juga untuk kesana kedua kali.

Mungkin yang paling sering saya kunjungi selama disini adalah, ya, Kuala Lumpur,hehe. Ada beberapa tempat yang hampir saya selalu datengin, buat belanja, atau makan :

1. Sogo KL

Ini favorit banget karena affordable dan barang-barangnya pun oke. Dan yang paling suka, kalo majang tulisan SALE, beneran niat SALE. Ga kaya mal-mal lain yang bilang SALE tapi ya kaya ga SALE. Beli dompet 2x disini, beli kado buat beruang disini, mau beli oleh-oleh biskuit, coklat pun di sini.

Dulu, sebelum ngerti cara yang murah ke sini dr kampus, selalu naik Monorail yang merupakan alat transportasi yang paling mahal di antara moda transportasi lain di KL. Tapi, setelah diperhatikan,ternyata ada yang lebih murah. Naik KTM komuter dari Serdang sampai stasiun Kuala Lumpur (satu stasiun setelah KL sentral), setelah itu jalan sedikit ke belakang Kasturi Walk, disana banyak bus-bus metro yang siap nganterin ke Sogo dengan hanya RM 1 saja.

Bandingin dulu pas cuma tau naik monorail, ongkos yang diperluin buat PP kampus -Sogo itu kalo dijabarin KTM RM 1,7, Monorail RM 2,5, jadi pulang pergi sekitar RM 8,4, itu pun kalo beruntung ke kampusnya pas dapet naik bis kampus yang gratis, kalo ngga tambah RM 2 lagi buat naik bis T 416 dari UPM ke komuter Serdang. Jadi, kalo ditotal bisa RM 10 sendiri, yang mana, mahal lah ya buat ukuran mahasiswa (yang agak pelit kaya saya). Kalo dibeliin makanan, uda banyak bener kan,hehe.

Nah, setelah belajar dari kebodohan kesalahan dan mulai memperhatikan serta mempelajari, ternyata dengan naik bus metro lebih cepet, dan yang terpenting murah! Total biaya transport yang musti dikeluarin buat ke Sogo PP jadi cuma RM 5,6 saja. Lumayan kan bedanya. Buat saya si, jauhhhh,hehe.

2. Mid Valley Shopping Mall

Ini adalah salah satu mal yang paling ramai, menurut pengamatan saya. Hari biasa, apalagi weekend, Mid Valley kayanya ngga pernah sepi. Mal ini juga salah satu yang cukup dekat dari UPM dan lengkap. Makanan bervariasi, departemen store juga ada beberapa pilihan. Merek-mereknya pun beragam, dari yang agak menengah ke atas sampe yang toko pernak pernik kecil di gerobak. Kalo kuat jalan keliling di sini, cari dengan hati-hati, suka ketemu barang-barang fancy dengan harga yang buat saya oke banget. Kalau ROC habis juga biasanya dapet disini, karena ngga semua mal ada ROCnya.

Transport kesini ada dua pilihan. Saya tergantung dari kampusnya dapat bis apa. Kalau bis UPM datang duluan, berarti saya naik komuter, tapi kalau bis T 416 datang duluan, naik bis. Mid Valley punya stasiun komuter sendiri yang terhubung langsung dengan malnya. Jadi, begitu keluar kereta, jalan sedikit di dalam stasiunnya, naik lift, sampe deh di dalem malnya. Makanya, saya hampir selalu naik komuter, karena lebih praktis.

Tiap kali ke Mid Valley atau SOGO, saya merasa kaya lihat peradaban,hehe. Serasa kaya turis yang lagi liburan. Biarpun dikategorikan turis juga terlalu kere. Makanya selalu pilih di akhir bulan, karena musti lihat sisa budget bulan itu ada berapa. Hahaha, kesian bener ya:D.

3. Rumah makan sebelah Hotel Prescott Inn, Jalan Tuanku Ismail

Pertama tau rumah makan ini karena nginep di Prescott Inn pas pertama kali mau daftar ulang, bareng Ibu dan Dian. Masakannya, enaaakkkk. Bawal asam manisnya, kailan, cumi, pokoknya enak deh. Ini kaya warteg versi Malaysia yang nyediain makanan sehari, cuma bentuknya ya kaya restoran, dan yang paling penting, harganya, ck,ck,ck, murah benerr. Oh!Kalau di Malaysia mereka nyebutnya Kedai Mamak.

4. Kedai roti cane di Jalan Tun Sambathan

Ketemu kedai ini ngga sengaja pas lagi jalan berdua ibu yang waktu itu mau cari susu segar, eh, muter-muter tau2 ketemu resto kecil ini yang jual susu segar juga. Pesen susu segar, iseng mau nyobain roti canenya juga. eh, ternyata enak! Terakhir kali pulang, Ibu minta dibawain ke Jakarta, lumayan juga bawanya,hehe. Enaknya lagi, tempatnya bersih. Makanannya kaya Kedai Mamak, cuma tempatnya enak buat duduk-duduk, karena bersih dan ber-AC. Harga pun menurut saya cukup reasonable.

Restoran ini letaknya agak nyempil. Sederet sama stasiun monorail, kalau dari arah KL Sentral berarti sebelum stasiun monorail.

5. Old Town White Coffee Restaurant

Ini restoran tempat kita sarapan kalau nginep di MY Hotel Kuala Lumpur karena emang hotelnya kerja sama dengan Old Town yang letaknya persis di sebelah MY Hotel. Makanannya buat saya, dan keluarga, enak. Nasi lemaknya salah satu yang paling enak yang pernah saya makan selama di sana. Tempatnya pas buat ngopi-ngopi, ada yang outdoor dan indoor. Old Town juga merek kopi yang biasa diminum Ibu. Kalau ke Jakarta, pasti minta dibeliin barang 5 bungkus, dengan rasa yang beda-beda. Restoran ini relatif gampang dicari, karena hampir setiap mal punya ini. Kaya KFC aja lah.

6. Egg Tart KFC

Saya ngga suka junk food. Hampir ngga pernah ke KFC selama di Jakarta. Tapi, di KFC Malaysia, mereka punya Egg Tart!

Egg Tartnya, dua kata aja, : ENAK BANGET. Seriously, enak. Bayanginnnya aja ngiler. No further explanations.

7. Pasar Seni
Tempat ini cocok buat yang mau cari oleh-oleh dari Malaysia. Bangunan dua lantai berisi toko2 souvenir, coklat, dan lain-lain. Souvenir khas kaya magnet, miniatur, kaos, gantungan kunci ada semua disini. Buat coklat ada satu stand khusus coklat jual Beryl’s yang merupakan coklat produksi malaysia. Kalo saya ngga salah ingat, di sini juga ada Tourism Centre.

Sepertinya cuma segitu aja yang paling saya sering datengin selama di KL. Agak kesian sih, Satu setengah tahun di sana taunya itu-itu aja. Tapi, ya, gimana dong. Saya ngga pernah pergi kalau nggak ada kepentingan. I’d rather stay at dorm, watching movie,hehe. Tapi mungkin alesan sebenernya karena ya kere aja, hahaha:))

Sebenarnya, selain Kuala Lumpur, saya juga pernah ke beberapa negara bagian kaya Melaka, Johor Baru, dan Penang. Tapi, ngga bisa cerita banyak.

Melaka udah dua kali. Buat saya ini agak lucu. Pertama tahun 2008, waktu pergi sama Tante Lili. Ke Melaka sendiri, ikut rombongan tur, bayar RM 100 (kalo saya inget pas masih kuliah dulu, ngeluarin RM 100 dalam sehari cuma buat jalan-jalan kok tajir bener yaa,hehe). Berangkat jam 9 pagi, sampe KL lagi jam 5 sore. Waktu itu, pas banget lagi patah hati berat. Ini yang lucu. Empat tahun kemudian, saya ke Melaka lagi, one day trip juga, bukan sama rombongan tur. Tapi, sama orang yang bikin patah hati empat tahun lalu. Orangnya kebetulan lagi liburan. Dan, statusnya pas dateng juga udah pacar-serius-yang-udah-ngelamar-ke orangtua.Life is indeed funny;)

Ke Johor Baru dua kali, itupun karena roomate yang pertama orang Malaysia, a very very nice and kind girl, rumahnya di JB. Pertama kesana karena sepupunya nikah. Yang kedua kesana karena jalan-jalan aja. Ngga kemana-kemana, jadi ngga bisa cerita apa-apa.

Ke Penang one day trip juga sekeluarga, karena dapet tiket murah Air Asia. Tapi, kayanya bisa dianggep liburan gagal, karena kayanya kurang cocok sama peserta liburannya,hehe.

Kangen kesana, tapi, ngga tau kapan lagi bisa kesana. Semoga lebih cepat dari yang bisa saya bayangin. Amin.

Oh, KL also had been mum’s favorite destination after once she’d been there. Being there once more later without her, must be kinda sad..

Posted in Postgraduate Malaysia

Back for Good

It’s been a month since I finally back here.

For good.

I’ve passed the comprehensive examinations and I’ve got my study status completed with final CGPA 3,89. I’m glad that I graduate with such result, Alhamdulillah..

Ramadhan is here also.

This is the first Ramadhan spent without my beloved grandma. This coming Idul Fitri also will be the first one celebrated without her. I miss her terribly..

Beside as the first, this Ramadhan also might be the last one that I spend, um,,can we say… with my (biological) family?

Cause, if everything is all settled Insya Allah, I will spend the next Idul Fitri with a larger family. The new and extended one.

I feel a bit anxious thinking about that. I don’t know. I don’t know how it feels about spending Idul Fitri with somebody else family, although, it will also become my family. I can’t imagine of not being with my family during that particular day. Really, It gives me some heart-ache.

I know it sounds so shallow or what. But, the closer it is to the big day, I’m getting more afraid. Afraid of so many things.

I’m not the one who really keen on changes.

Yet, this year, I have to keep up with several.

I just only hope and pray that all these changes will lead me to be a better person, better life, and more blessings. Amin..

Posted in Postgraduate Malaysia

Last of everything

Finally I arrive here..

the days of having my last of everything in this place. I will have my very last final exam as well as my very last presentation this afternoon.

No words can truly describe how it feels.

And, I am still really wondering

Where my next destination will be

Maybe I should start planning to achieve another dream of mine after this.

Shall we?

Posted in Postgraduate Malaysia

Closing time

I’m currently heading to my last days of being an international student. It’s quite hard to believe that these days will really come. The 1,5 year of journey will finish within less than 2 weeks.

I can never thank enough for such a lifetime chance. I don’t care if people say it’s only nearby, almost similar, etc, yet, they don’t experience what i do.

At least, for these 1,5 years, i have another concepts of going home. That crowded city becomes the place where i spent my holiday, meanwhile this large forest becomes the place that i feel like home. The place which my daily routine takes place. In this place too, i know those who really care and those who don’t.

So, i’ll say goodbye later. Hope everything will finish well. Amin.

Closing quotes from an article :

“When you live abroad, you realize that, no matter where you are, you will always be an ex-pat. There will always be a part of you that is far away from its home and is lying dormant until it can breathe and live in full color back in the country where it belongs. To live in a new place is a beautiful, thrilling thing, and it can show you that you can be whoever you want — on your own terms. It can give you the gift of freedom, of new beginnings, of curiosity and excitement. But to start over, to get on that plane, doesn’t come without a price. You cannot be in two places at once, and from now on, you will always lay awake on certain nights and think of all the things you’re missing out on back home”.

Closing time..

Every new beginning comes from some other beginning’s end

(Semisonic – Closing time)

Posted in Postgraduate Malaysia

Update

It’s almost the 5th week here!
Alhamdulillah everything has been settled which i really really really grateful about that. Hopefully, this semester will be accomplished well. say, AMIN!
Let see how i’ve been doing since the first week.

1. I promise to cook more often

Well, I did, I did, I did!:))
I’ve been cooking every week and that’s quite good,haha. Well, at least, it’s eatable;)

My courses are going well so far. I’m going to have my first presentation by next week. And i cant hardly wait to go home:))

What else?Hm, we’re doing fine. and hopefully, we’ll keep doing fine. Amin..

I think that’s all for now. I’ll see u later!

Oh, I almost forget, October is here, which means, another year of mine is gone. And, wow, what a number, it’s 27!Alhamdulillah:)

Posted in Postgraduate Malaysia

First week

No, it’s not about pregnancy as i’ve seen in many blogs i red.

Passed the first week here. Had few things settled such as room, including a (very nice) roomate, fee course, but the course itself. I hope next week everything will settle insya Allah. Amin.

Being far from home always make me think a lot. I don’t know, maybe because i have nothing to be done except those basic things that human alive does.

I realize more here how unfriendly i am. It’s totally different with my nice roomate. She’s very open to everyone. even some people just knocked at our door, then greeted her “hi, charming” then they just talked to her in a best-friend manner. One thing that might be too hard for me.

I think i’m very low at my social skill. I dont like talking to other people and (worse) i don’t really care. I don’t bother to join any social media. Even when i have a blog, which is one of that socmed, i don’t want any people read this. Am i too possesive about me?Well, it scares me too(sometimes).

I have promised to be better this semester. I’ve promised to go around more, cook often, and be nicer. The result of my first week, still unseen yet. I’m too lazy to go around, and the food i brought from home are still available.

Oh, instead of going around here, i’ve booked a ticket to go home next month

Nice sad, isn’t it?

Lets hope for a better me next week!

 

Posted in Postgraduate Malaysia

Gloom, gloom..

Kalau bahasa Indonesia yang lagi trend sekarang bisa ditranslasi ke ‘galau’ kali ya?

Uda pernah nulis juga si kenapa cuma semakin deket semakin berat aja ni nafasnya,hehe.Inget mau ninggalin rumah bisa bikin ngeringis dan menghela nafas berat.

Inget bakal ngahadepin beberapa masalah, ke(belom)tidakpastian, ketemu sama2 assignment2 yang kadang2 stressful, bosen sama makanan, kangen rumah, kangen beruang jelek,dan lain2.

Payah banget ya, mustinya bersyukur malah ngeluh.

tapi, beneran, baru kali ini ga terlalu excited mau deket lebaran karena makin deket lebaran, ya makin deket juga hari itu. Susah banget buat ngga terlalu mikirin itu. sebel juga si. Tapi, gimana dongg:(

Uda ah, jangan manja..

Posted in Postgraduate Malaysia

Life happens : First Big Dream

It is indeed..
Life truly happens along this year.

I got the acceptance and have been pursuing my master degree abroad. Have been safely passed my first semester with good result. Alhamdulillah, eventough it was too far from easy, really. Those hard 5 months almost killed me sometimes. The loneliness, the assignments, every single thing i miss back home. hard.

And after 4 months of vacation (what a nice year!), I am heading back to my real life marathon there. Hope my second term will be as good as the first one. Amin.

As for the private stuff, well, it is runninng (well) and i hope it will keep running (better and better). more prayers each day for everything happen ahead. Hopefully..